OBSESI Obrolan Seputar Sales and Marketing Impact

Kami ber-networking untuk menutup tahun 2019 dengan penuh kebersamaan. Kami yang berkarir dan berprofesi sebagai praktisi Sales & Marketing di Bali. Kami yang punya rasa nyaman antara satu dengan yang lainnya, untuk bersuka dan mau sharing pengetahuan dan tukeran kado akhir tahun juga.

Share this:

Jasa Konsultan Hotel di Indonesia

Anda dan saya pasti sudah tahu bahwa sumber kesuksesan dalam suatu bisnis apapun adalah mempunyai pelanggan, bukan hanya pembeli.  Beda antara pembeli dan pelanggan bisa di logic-kan seperti ini

  • Pembeli adalah orang yang datang berbelanja sekali datang dan tidak pernah datang lagi. Masuk dalam peristilahan beli putus.
  • Pelanggan adalah orang yang datang belanja berulang di tempat yang sama.

Sehingga tugas sukses para pebisnis adalah melayani pembeli  sebaik mungkin, sehingga terjadi pengulangan transaksi berkali-kali untuk menjadi pelanggan tetap.

Lalu apa hubungannya sukses bisnis dengan jasa konsultan dan disini akan kita soroti khusus Jasa Konsultan Hotel?

Baik, marilah kita pahami definisinya terlebih dahulu dari kutipan Wikipedia ini:

Konsultan (istilah alternatif: pakar runding) adalah seorang tenaga profesional yang menyediakan jasa kepenasihatan (consultancy service) dalam bidang keahlian tertentu, misalnya akuntansi, pajak, lingkungan, biologi, hukum, koperasi dan lain-lain. Perbedaan antara seorang konsultan dengan ahli biasa adalah sang konsultan bukan merupakan pegawai perusahaan sang penggunalayan (client), melainkan seseorang yang menjalankan usahanya sendiri atau bekerja di sebuah perusahaan kepenasihatan, serta berurusan dengan berbagai penggunalayan dalam satu waktu.

Maka, dari definisi tersebut, Konsultan adalah pekerja lepas yang dibutuhkan oleh institusi yang memerlukan pengembangan pemikiran untuk bidang tertentu dalam waktu tertentu. Dapat saya perkenalkan beberapa bidang yang termasuk dalam bidang jasa konsultan hotel di Indonesia, antara lain:

  1. Konsultan Teknis Pre dan Post Opening Hotel
  2. Konsultan Arsitektur, Landscape, M.E. dan Interior Hotel
  3. Konsultan Training
  4. Konsultan Sales & Marketing dan Public Relations
  5. Konsultan Food & Beverage
  6. Konsultan Manajemen Operasional

Karena membawa latar belakang keahlian masing-masing, maka tidak semua konsultan akan menguasai enam (6) poin bidang pekerjaan tersebut di atas. Dalam zaman online masa kini dengan alternative Build BIG or Join BIG, sehingga mudah sekali kami para konsultan bersinergi mengerjakan satu proyek hotel bersama-sama. Kami bergabung dan berbagi wilayah sesuai spesialisasi masing-masing sesuai kebutuhan pebisnis yang boleh juga kita sebut investor.

Di Indonesia yang secara natural peoplenya hangat, ramah tamah dengan budi pekerti baik, untuk saya yang spesialisasi di Customer Service dalam masa Transformasi Digital, perbedaan budaya dari satu daerah dan daerah lainnya adalah challenge dalam menyiapkan SOP (Standard Operating Procedure) nya.

Mengapa menjadi challenge, karena untuk saya yang hotelier menjual Jasa Konsultan Hotel di Indonesia , harus mengajarkan Customer Service yang diimplementasi untuk tamu skala internasional. Maka challenge untuk saya adalah saya harus tahu dan mempelajari terlebih dahulu kebiasaan-kebiasaan sehari-hari dari suatu daerah. Hal ini untuk saya menulis dan mengajarkan the Dos and the Don’ts dan memonitor pelajaran prakteknya. Anda dan saya pasti tahu, mengubah kebiasaan adalah hal yang cukup berat.

Saya, mantan hotelier – pekerja hotel dengan standard internasional, saat ini selalu mengajukan materi Customer Service untuk my potential clients. Ini karena saya sangat concern dengan people. SDM – Sumber Daya Manusia adalah aset nomer satu dalam berbisnis. Human Connections yang harus memberikan dan mendapatkan Layanan Prima dalam level apapun.

Nah, apa pula Layanan Prima yang harus Anda dan saya pahami?

  1. Responsif – Menanggapi secepat mungkin: Waktu adalah prioritas.
  2. Acknowledge – Kenali pelanggan:  Pembeli dan Pelanggan perlu personalisasi!
  3. Perbaiki kesalahan: Sediakan waktu untuk mendengarkan pembeli dan pelanggan, kemudian evaluasi dan analisa dan langsung perbaiki hal-hal dimana perlu untuk menghindari reputasi buruk suatu bisnis.
  4. Menyiapkan strategi  beyond expectation: Pembeli dan Pelanggan yang merasa bahagia seperti mempunyai hutang budi,  potensi besar untuk mereka keep coming back.
  5. Membuat strategi  CRM (Customer Relationship Management): strategi bisnis yang memadukan proses, manusia dan teknologi. Pebisnis berkomunikasi secara regular untuk  mengembangkan jaringan memanage Pelanggan Seumur Hidup – Lifetime Membership dengan semua privilege-nya.

Akhir kata, inilah latar belakang mengapa saya masuk ke industri Learning and Consulting dengan nama Telu mengusung branding Real Life Situation Training and Consulting. Semua ini karena saya punya harapan generasi penerus di industri hospitality maupun Jasa Layanan lainnya berkebangsaan Indonesia dengan kebhinekaan-nya mampu berkiprah secara internasional mengungguli bangsa lain.

Pasti bisa!

Jeffrey Wibisono V.

Bali, 7 November 2019

Share this:

Misteri Guest di Restaurant Hotel

Minggu lalu saya dikontak melalui Facebook Messenger oleh seorang Manager Akunting Departemen hotel berbintang lima yang berlokasi di pantai Jimbaran. Tentunya ini berkaitan dengan aktifitas komersial sesuai yang saya cantumkan di Main Profil Facebook Jeffrey Wibisono. Kali ini saya ditawari untuk terlibat dalam program misteri guest untuk restaurant di hotel ini. Dengan senang hati saya langsung meng-iya-kan peran kecil dari keseluruhan pekerjaan profesional saya sebagai seorang Hospitality Service Auditor.

Beberapa hari kemudian, saya menerima detil tugas yang harus saya laksanakan beserta form isian dalam bentuk format excel. Tugas kali ini adalah spesifik untuk meng-audit “Cash Sales Handling” di empat (4) outlets yang terdiri dari tiga (3) restaurant dan bar dan satu (1) akses kolam renang. Jadi saya bertugas di area tepi pantai yang mempunyai pemandangan sunset pada waktunya.

Sesuai komitmen, saya melaksanakan tugas saya tepat pada 31 Oktober 2019 (Halloween Day and Night), untuk memenuhi permintaan target pekerjaan harus sudah selesai di minggu pertama bulan November 2019. Dengan kuota anggaran yang telah ditentukan, saya bebas makan dan minum dan menggunakan waktu untuk mengingat dan mencatat dan merekam semua yang diperlukan untuk dicantumkan di dalam laporan.

Bagi Anda yang belum paham mengenai pekerjaan misteri guest ini, baiklah saya terangkan sedikit. Profesi misteri guest ini adalah pekerjaan seorang profesional yang hanya bisa dilakukan oleh orang yang sudah berpengalaman di bidangnya. Pada saat menjalankan misinya, seorang misteri guest berakting sebagai tamu selayaknya tamu yang lain dan fokus mengecek pada detil sesuai tugas yang diembannya. Tugas utama seorang misteri guest adalah menyajikan laporan untuk bahan analisa membantu manajemen perusahaan yang mempunyai tujuan mengecek konsistensi karyawannya dalam menjalankan SOP (Standard Operating Procedure).

Baik, saya kembali kepada tugas misteri guest ini.Saya sudah menjadwalkan untuk hadir di restauran pertama pada pukul dua (2) siang. Dengan perhitungan bisa menghabiskan waktu untuk tuntas menyelesaikan tugas. Ternyata siang itu gerah sekali. Badan saya meleleh. Dari makan siang selama satu jam, saya melanjutkan ke poin kolam renang dan menyempatkan meluangkan waktu duduk-duduk di tepi pantai. Ternyata saya tidak bisa enjoy, saya tidak betah karena gerah ditambah terterpa angin kencang dan waktu menunjukan pukul empat (4) sore. Daripada masuk angin, saya memutuskan merubah rencana. Saya pulang dulu untuk melakukan aktivitas lain (salah satunya adalah jalan sore), untuk kembali pada saat sunset dan melanjutkan untuk tugas makan malam.

Well… well.. well…. sampai di rumah saya segera mencari kesejukan, berganti baju olahraga dan mendapatkan wajah saya rupanya terbakar matahari. Ini resiko saya memiliki warna kulit yang disebut fair-skin

Pukul 19.00, saya tiba kembali di hotel berbintang 5 tersebut, ternyata saya seperti salah timing. Hari sudah gelap, sunset telah usai. Dengan lancar saya mengorder kopi di restoran tepi pantai. Menghabiskan waktu sekitar 30 menit dan berpindah ke restaurant ke-4 untuk makan malam dimana tugas misteri guest akan berakhir.

Akhirnya, pukul 21.00 saya sudah tiba kembali di rumah dan langsung membuat laporan secara detil sesuai yang ditugaskan. Buat saya ini tidak boleh ditunda, karena berhubungan dengan momentum. Ada experience yang harus segera dituangkan selagi masih fresh. Tidak boleh ada yang lupa, karena akan merugikan client.

Siapa yang tertarik dengan pekerjaan ini? Bagi saya, ini pekerjaan yang sangat menyenangkan setelah saya memutuskan untuk tidak melanjutkan karir profesional di sistem manajemen operasional hotel.

Jeffrey Wibisono V.

Bali, 1 November 2019

Share this: